Penelitian Tak Sesuai Proposal, Dana Hibah Dicabut

Jakarta: Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) tidak menutup kemungkinan akan mencabut pembiayaan dari sejumlah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ke perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Jika penelitian tidak sesuai dengan kualifikasi yang telah ditentukan. Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Muhammad Dimyati mengatakan hasil penelitian sementara akan dilihat oleh reviewer jurnal, apakah penelitiannya memberikan kemajuan atau sesuai dengan proposal atau tidak. Jika tidak, maka 30 persen dari dana hibah di bawah kerangka Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) untuk riset dan pengabdian kepada masyarakat 2019 tidak akan diberikan oleh pemerintah. "Kalau ternyata tidak memenuhi, nanti 70 persen yang sudah dibayarkan harus dipertanggungjawabkan, dan 30 persennya tidak di-deliver (dikirim) tapi kalau memenuhi persyaratan atau sesuai dengan proposalnya nanti 30 persen itu di-deliver karena pembayarannya dua kali, 70 persen dan 30 persen," kata Dimyati di Jakarta, Senin, 11 Maret 2019.